Minggu ke 12
Di minggu ke dua belas ini saya melakukan tahap terakhir mengerjakan laporan, karena syarat mendapatkan nilai dari instansi tersebut adalah beresnya laporan.
Disini saya berusaha membereskan tugas yang harus di bereskan dan mendaftarkan ke bagian penilaian untuk meminta nilai akhir PKL di bagian diklat.
Setelah itu saya mengisi beberapa persyaratan yang tertera disana, agar nilai cepat keluar,, setelah beberpa lama kemudian dan setelah menunggu pihak diklat menyampaikan sesuatu, bahwasannya kita tidak bisa mengabilnya sekarang tapi harus hari terakhir atau sehari sebelum berakhirnya PKL.
Pada hari itu hari yang sangat sibuk sekaligus menyedihkan bagi kamu anak rantau ini karena terasa kekeluargaannya itu di minggu minggu terakhir. Kita melihat awan yang sedang mendung, meratapi hujan terakhir yang mungkin tidak akan dirasakan setelah kita beres PKL, ngaji yasinan Bersama yang punya kost, dan masih banyak lagi.
Itulah kehidupan adakalanya kita bersedih ada kalanya kita Bahagia, tapi saya harus engerjakan kewajiban saya untuk memenuhi syarat ujicom di sekolah ku, karena syarat ujicon adalah adanya sertifikat dari pihak yang menerima kita PKL di tempatnya seperti saya di Dirgantara Indonesia.
Di ahri terakhir ini saya dan teman teman menghampiri pihak yang memberi nilai yang ada di bagian diklat, dan alhamdulillah kita bisa menerima nilai dan alhamdulillahnya lagi kita di beri nilai yang sangat memuaskan menurut saya, di jam jam terakhir kami bercengkrama dan mengabadikan semua kejadian yang pernah di alami di instansi tersebut.
Dan,,,,,,,,,,, kita pun pulang dengan membawa nilai yang memuaskan bahkan sekolah SMK Negeri 1 Cianjur lah yang paling baik.
Prakerin Dirgantara Indonesia (hari jum'at mencengangkan)
Friday, April 3, 2020
Minggu ke 11
Minggu ke 11
Di minggu sebelas ini saya pokus pada pengerjaan laporan da mengisi jurnal yang di berikan oleh pihak sekolah.
Saya mengerjakan laporan dengan teman yang lain, saya mengambil tema perangkat keras, yaitu printer. Saya mengambil printer disinii karena saya merasa teman teman saya dan orang yang dekat denga saya harus tau tentang printer, karena di sekolah tidak di ajarkan tentang perwatan pada printer bahkan saya tau tentang headcleaning pertama kali di tempat PKL jadi menurut saya ini sangat penting untuk di terapkan apalagi jika di rumahnya punya printer.
Disana saya membahas
tentang printer
cara perawatannya
cara mengatasi jika ada permasalahan dll
menurut saya ini sangat berguna untuk kelanjutan penguuna printer.
Di minggu sebelas ini saya pokus pada pengerjaan laporan da mengisi jurnal yang di berikan oleh pihak sekolah.
Saya mengerjakan laporan dengan teman yang lain, saya mengambil tema perangkat keras, yaitu printer. Saya mengambil printer disinii karena saya merasa teman teman saya dan orang yang dekat denga saya harus tau tentang printer, karena di sekolah tidak di ajarkan tentang perwatan pada printer bahkan saya tau tentang headcleaning pertama kali di tempat PKL jadi menurut saya ini sangat penting untuk di terapkan apalagi jika di rumahnya punya printer.
Disana saya membahas
tentang printer
cara perawatannya
cara mengatasi jika ada permasalahan dll
menurut saya ini sangat berguna untuk kelanjutan penguuna printer.
Minggu ke 10
Minggu ke 10
Di minggu ke sepuluh ini makin sedikit adanya pekerjaan.
Ohiya di minggu sebelumnya kita di beri tugas membuat infografis tentang setting proxy dan headcleaning tugas itu di bagi dua kelompok dan saya kebagain kelompok satu, yaitu membuat infografis tentang headcleaning.
Di minggu ini saya mulai melakukan finishing dan mengecek kembali tugas ini dan setelah beres saya bilang ke pembimbing bahwa tugas yang mereka berikan sudah di kerjakan, setelah itu mereka memeriksa hasil pekerjaan kita ini, dan semoga tidak ada yang di revisi, setelah menunggu beberapa saat saya pun di panggil ke ruangannya dan mereka bialang tolong disini ditambahkan ****** dan saya bilang, ohiya pa siap.
Karna hari semakin sore dan waktupulang sudah saatnya kita pun pulang dan melanjutkannya di besok hari. Di ke esokannya saya mengerjakan tugas tersebut denag teman saya, setelah selesai pembimbing meminta hasil pekerjaan kita di masuka di folder tertentu setelah beres semuanya saya merasa tenang karena tugas ini sudah di kerjakan engan baik.
Setelah itu mengerjakaan yang sama seperti hari hari sebelumnya.
Di minggu ke sepuluh ini makin sedikit adanya pekerjaan.
Ohiya di minggu sebelumnya kita di beri tugas membuat infografis tentang setting proxy dan headcleaning tugas itu di bagi dua kelompok dan saya kebagain kelompok satu, yaitu membuat infografis tentang headcleaning.
Di minggu ini saya mulai melakukan finishing dan mengecek kembali tugas ini dan setelah beres saya bilang ke pembimbing bahwa tugas yang mereka berikan sudah di kerjakan, setelah itu mereka memeriksa hasil pekerjaan kita ini, dan semoga tidak ada yang di revisi, setelah menunggu beberapa saat saya pun di panggil ke ruangannya dan mereka bialang tolong disini ditambahkan ****** dan saya bilang, ohiya pa siap.
Karna hari semakin sore dan waktupulang sudah saatnya kita pun pulang dan melanjutkannya di besok hari. Di ke esokannya saya mengerjakan tugas tersebut denag teman saya, setelah selesai pembimbing meminta hasil pekerjaan kita di masuka di folder tertentu setelah beres semuanya saya merasa tenang karena tugas ini sudah di kerjakan engan baik.
Setelah itu mengerjakaan yang sama seperti hari hari sebelumnya.
Minggu ke 9
Minggu ke 9
Di minggu ksembilan ini saya merasa senang karna kita kedatanga teman baru yang bisa membantu kerja kita disini karena di minggu ini kami mulai menysun laporan untuk melengkapi tugas yang di tentukan oleh sekolah.
Di minggu minggu ini kita belum tau sifat mereka karna kenalan juga belum kan hahahahah, setelah kita menunggu seharian kita berfikir “ ko ga masuk ke ruangan IT? Oh mungkin itu bukan di bagian IT” setalah dua hari kemudia mereka masuk di damping pembimbing dirgantara dan mereka mulai memperkenalkan dirinya sendiri, dan ternyata mereka sekolah di SMK Widya Dirgantara yang ada di bandung mereka masuk berlima.
Dan pada hari itu kita masih ragu untuk berbincang karena pertama kali bertemu seperti halnya dulu waktu kita pertama msauk, dihari itu juga kita mengenalkan dan mengajarkan bagai mana kerjanya, bagaimana permasalahannya, bagaimana cara mengatasinya, agar mereka bisa dan bisa meggantikan kita disaaat kita beres nanti karna sekolah itulah satu satunya yang akan menjadi pemimpin untuk gelombang selanjutnya.
Seteah beberapa hari kemudia kita sudah mulai melihat siapa saja yang bisa di andalkan dan siapa saja yang kurang bisa di andalkan.
Kita melihat dua orang dari lima orang tersebut yang bener bener ingin tau dan sering bertanya kepada kita jika mereka ingin tau dan jelas kita memberi tahunya. Nah yang tiga tadi terlihat seperti orang yang aga cuek dengan pekerjaan dan tidak bisa menjaga nama baik sekolah.
Kenapa saya bicaraseperti itu? Karena di hari pertama dan kedua ada dua anak yang membawa Vape kedalam instansi yang jelas jelas di larang oleh pihak dirgantara sendiri, apakah itu contoh yang baik? Apalagi pas melihat mereka menggunakan seragam sekolah, yang satu di keluarkan bajunya yang satu ngetat banget. Yah namanya juga anak sekolah kan masih labil sama seperti saya. Tapi saya seneng dengan adanya mereka tugas kita di dirgantara sangat terbantu.
Di minggu ksembilan ini saya merasa senang karna kita kedatanga teman baru yang bisa membantu kerja kita disini karena di minggu ini kami mulai menysun laporan untuk melengkapi tugas yang di tentukan oleh sekolah.
Di minggu minggu ini kita belum tau sifat mereka karna kenalan juga belum kan hahahahah, setelah kita menunggu seharian kita berfikir “ ko ga masuk ke ruangan IT? Oh mungkin itu bukan di bagian IT” setalah dua hari kemudia mereka masuk di damping pembimbing dirgantara dan mereka mulai memperkenalkan dirinya sendiri, dan ternyata mereka sekolah di SMK Widya Dirgantara yang ada di bandung mereka masuk berlima.
Dan pada hari itu kita masih ragu untuk berbincang karena pertama kali bertemu seperti halnya dulu waktu kita pertama msauk, dihari itu juga kita mengenalkan dan mengajarkan bagai mana kerjanya, bagaimana permasalahannya, bagaimana cara mengatasinya, agar mereka bisa dan bisa meggantikan kita disaaat kita beres nanti karna sekolah itulah satu satunya yang akan menjadi pemimpin untuk gelombang selanjutnya.
Seteah beberapa hari kemudia kita sudah mulai melihat siapa saja yang bisa di andalkan dan siapa saja yang kurang bisa di andalkan.
Kita melihat dua orang dari lima orang tersebut yang bener bener ingin tau dan sering bertanya kepada kita jika mereka ingin tau dan jelas kita memberi tahunya. Nah yang tiga tadi terlihat seperti orang yang aga cuek dengan pekerjaan dan tidak bisa menjaga nama baik sekolah.
Kenapa saya bicaraseperti itu? Karena di hari pertama dan kedua ada dua anak yang membawa Vape kedalam instansi yang jelas jelas di larang oleh pihak dirgantara sendiri, apakah itu contoh yang baik? Apalagi pas melihat mereka menggunakan seragam sekolah, yang satu di keluarkan bajunya yang satu ngetat banget. Yah namanya juga anak sekolah kan masih labil sama seperti saya. Tapi saya seneng dengan adanya mereka tugas kita di dirgantara sangat terbantu.
Minggu ke 8
Minggu ke 8
Di minggu ke delapan ini saya melakukan yang sama dengan hari hari biasanya.
Membenarkan PC membenarkan Printer dan yang lainnya, rasanya sama saja seperti hari hari biasanya jika tidak ada pekerjann kita terdian dan melamun bahkan tertidur di kantor, mungkin memang dunia pekerjaan emang seperti itu.
Ada manfaatnya juga saya menjadi anak kejuruan saya jadi tahu bagai mana bekerja yang sesungguhnya dengan turunnya langsung kedunia industry apalagi saya langsung terjun ke industry BUMN, saya merasa senang dengan disi saya sendiri karna bisa berada dengan ke adaan sekarang ini dimana yang orang lain tidak bisa lakukan saya bisa melakukannya.
Di minggu ke delapan ini saya melakukan yang sama dengan hari hari biasanya.
Membenarkan PC membenarkan Printer dan yang lainnya, rasanya sama saja seperti hari hari biasanya jika tidak ada pekerjann kita terdian dan melamun bahkan tertidur di kantor, mungkin memang dunia pekerjaan emang seperti itu.
Ada manfaatnya juga saya menjadi anak kejuruan saya jadi tahu bagai mana bekerja yang sesungguhnya dengan turunnya langsung kedunia industry apalagi saya langsung terjun ke industry BUMN, saya merasa senang dengan disi saya sendiri karna bisa berada dengan ke adaan sekarang ini dimana yang orang lain tidak bisa lakukan saya bisa melakukannya.
Minggu ke 7
Minggu ke 7
Asyk nih dah nyampe minggu ke tujuh, diminggu ketujuh ini saya sudah mengenal banyak permasalah yang ada di instansi tersebut, dan di minggu ini uga saya dan teman saa harus banyak mencari tahu permasalahan yang belum kita ketahui karna teman teman yang lebih dulu di instansi tersebut sudah beres dan kita lah yang menjadi generasi selanjutnya.
Kita harus banyak berlatih agar semua permasalahan bisa di atasi dengan baik dan benar jujur kita sangat diandalkan (dalam hati) karna tidak ada lagi yang PKL selain sekolah yang di cianjur
SMK Negeri 1 Cianjur yang ada dalam ruangan IT. Disana saya berincang dengan teman teman yang lain dengan permasalahan sebanyak itu yang ada di instansi, dan kami memutuskan untuk membagi tugas, setelah sekian lama tug aitu terlaksanakan dengan baik,
Tak lupa juga dengan teman teman RPL yang juga PKL disana dia bercerita bahwasannya mereka di kasih satu project membuat salah satu web yang mungkin di gunakan untuk instansi tersebut, mereka merasa senang mendapatkannya dan merekapun terus melakuakan tugasnya sebaik mungkin karna jika kita melakukan dengan sebaik mungkin mungkin sekolah kita akan menjadi sekolah yang terbaik dalam gelombangnya,
Setelah sekian lama saya jadi tahu kapan banyak pekerjaan dan kapan tidak ada pekerjaan,
Yang pertama hari senin sampai kamis kita berangkat jam 08.00 dan pulang jam 16.00 hari hari ini sangat melelahkan karna paling banyak job di hari ini apalagi hari senin pasti banyak pekerjaan yang harus kami bawa ke ruang IT ataupun di kerjakan disana.
Yang kedua pada hari jum’at, berangkat jam 08.00 dan pulang jam 16.30 kenapa lebih lama? Karena waktu istirahat di tambah 00.30 agar bisa mennaikan ibadah sholat jum’atan ini hari yang sangat gabut, kenapa? Karena di hari ini paling sedikit pekerjaan bahkan tidak ada pekerjaan dari pagi sampai pulang.
Dahlah mungkin emang itu waktu istirahat yang pas.
Asyk nih dah nyampe minggu ke tujuh, diminggu ketujuh ini saya sudah mengenal banyak permasalah yang ada di instansi tersebut, dan di minggu ini uga saya dan teman saa harus banyak mencari tahu permasalahan yang belum kita ketahui karna teman teman yang lebih dulu di instansi tersebut sudah beres dan kita lah yang menjadi generasi selanjutnya.
Kita harus banyak berlatih agar semua permasalahan bisa di atasi dengan baik dan benar jujur kita sangat diandalkan (dalam hati) karna tidak ada lagi yang PKL selain sekolah yang di cianjur
SMK Negeri 1 Cianjur yang ada dalam ruangan IT. Disana saya berincang dengan teman teman yang lain dengan permasalahan sebanyak itu yang ada di instansi, dan kami memutuskan untuk membagi tugas, setelah sekian lama tug aitu terlaksanakan dengan baik,
Tak lupa juga dengan teman teman RPL yang juga PKL disana dia bercerita bahwasannya mereka di kasih satu project membuat salah satu web yang mungkin di gunakan untuk instansi tersebut, mereka merasa senang mendapatkannya dan merekapun terus melakuakan tugasnya sebaik mungkin karna jika kita melakukan dengan sebaik mungkin mungkin sekolah kita akan menjadi sekolah yang terbaik dalam gelombangnya,
Setelah sekian lama saya jadi tahu kapan banyak pekerjaan dan kapan tidak ada pekerjaan,
Yang pertama hari senin sampai kamis kita berangkat jam 08.00 dan pulang jam 16.00 hari hari ini sangat melelahkan karna paling banyak job di hari ini apalagi hari senin pasti banyak pekerjaan yang harus kami bawa ke ruang IT ataupun di kerjakan disana.
Yang kedua pada hari jum’at, berangkat jam 08.00 dan pulang jam 16.30 kenapa lebih lama? Karena waktu istirahat di tambah 00.30 agar bisa mennaikan ibadah sholat jum’atan ini hari yang sangat gabut, kenapa? Karena di hari ini paling sedikit pekerjaan bahkan tidak ada pekerjaan dari pagi sampai pulang.
Dahlah mungkin emang itu waktu istirahat yang pas.
Minggu ke dua
Minggu kedua ini saya merasa masih berat jauh dengan orang tua, karena saya pertama kali jadi anak rantau. Belakangan ini saya sudah mulai akrab dengan teman teman saya yang ada di divisi IT, saya sudah mulai tau nama nama teman baru saya bahkan saya sudah pernah bercanda dengannya tapi, tidak semua orang bisa dia ajak bercanda apalagi dengan orng baru yang jelas tidak tau sifat aslinya bagai mana.
Di minggu ini saya sudah mulai banyak menerima job dan job pertama saya adlah job printer, awalnya saya tidak tahu dengan permasalahan yang ada pada perangkat computer, jadi saya putuskan membawanya ke ruang IT agar bisa di bantu dengan teman teman saya dan ternyata benar job printer ini sangatlah mudah di tangani setelah mengetahuinya saya bangga dengan diri saya sendiri karna di banding dengan teman teman saya yang di cianjur baru saya yang tau tentang permasalahan pada printer, saya juga memberi tahu kepada teman teman saya agar trman teman saya yang di cianjur juga tahu cara penyelesaiannya.
Pada minggu itu saya belum merasakan kekeluargaan dengan teman teman yang baru maupun teman dari cianjur karena kita baru merasakan hidup Bersama teman bukan dengan keluaga, bahkan saya belum tahu dan aga canggung untung lebih dekat dengan mereka bahkan disana saya yang paling berbaur dengan teman baru.
Di minggu ini juga saya melakukan banyak pekerjaan atau job tapi saaat saya menerima pekerjaan saya masih di temani teman baru saya karna saya belum tahu betul tentang permasalahan apa saja yang ada dalam computer di instansi tersebut, saya mulai tau bagai mana menggerjakan atau membetulkan proxy (setting proxy), saya juga bisa setting printer/scanner yang awal mulanya tidak bisa karna tidak di ajarkan di sekolah, ada juga sharing printer nah kalo ini saya tahu karna sudah pernh di ajarkan di skolah sewaktu kelas sepuluh(X),terus ada sharing file dari computer satu ke computer yang lain menggunakan kabel LAN.
Pokonya di inggu ini saya masih beradaptasi dengan keadaan sekitar.
Minggu kedua ini saya merasa masih berat jauh dengan orang tua, karena saya pertama kali jadi anak rantau. Belakangan ini saya sudah mulai akrab dengan teman teman saya yang ada di divisi IT, saya sudah mulai tau nama nama teman baru saya bahkan saya sudah pernah bercanda dengannya tapi, tidak semua orang bisa dia ajak bercanda apalagi dengan orng baru yang jelas tidak tau sifat aslinya bagai mana.
Di minggu ini saya sudah mulai banyak menerima job dan job pertama saya adlah job printer, awalnya saya tidak tahu dengan permasalahan yang ada pada perangkat computer, jadi saya putuskan membawanya ke ruang IT agar bisa di bantu dengan teman teman saya dan ternyata benar job printer ini sangatlah mudah di tangani setelah mengetahuinya saya bangga dengan diri saya sendiri karna di banding dengan teman teman saya yang di cianjur baru saya yang tau tentang permasalahan pada printer, saya juga memberi tahu kepada teman teman saya agar trman teman saya yang di cianjur juga tahu cara penyelesaiannya.
Pada minggu itu saya belum merasakan kekeluargaan dengan teman teman yang baru maupun teman dari cianjur karena kita baru merasakan hidup Bersama teman bukan dengan keluaga, bahkan saya belum tahu dan aga canggung untung lebih dekat dengan mereka bahkan disana saya yang paling berbaur dengan teman baru.
Di minggu ini juga saya melakukan banyak pekerjaan atau job tapi saaat saya menerima pekerjaan saya masih di temani teman baru saya karna saya belum tahu betul tentang permasalahan apa saja yang ada dalam computer di instansi tersebut, saya mulai tau bagai mana menggerjakan atau membetulkan proxy (setting proxy), saya juga bisa setting printer/scanner yang awal mulanya tidak bisa karna tidak di ajarkan di sekolah, ada juga sharing printer nah kalo ini saya tahu karna sudah pernh di ajarkan di skolah sewaktu kelas sepuluh(X),terus ada sharing file dari computer satu ke computer yang lain menggunakan kabel LAN.
Pokonya di inggu ini saya masih beradaptasi dengan keadaan sekitar.
Subscribe to:
Comments (Atom)